Senin, 19 Januari 2009

Washington DC Jelang Pelantikan Obama

Washington - Sejak hari Jum'at malam, 16 Januari 2009, suhu udara di ibukota AS terasa dingin menggigit, sekitar 17 derajat Fahrenheit (setara -8.3 derajat Celsius). Sungai Potomac yang membelah kota ini dengan state terdekatnya, Virginia, terlihat membeku.

Meski demikian, kondisi itu tidak menghalangi masyarakat Washington DC untuk melangkahkan kakinya menuju The Mall, lapangan luas yang membentang dari depan Capitol Hill memanjang hinggga DC National Monumen (tugu yang menyerupai pensil). Dengan mengenakan pakaian hangat yang membungkus seluruh tubuh, mereka terlihat sibuk dan antusias, menunjukkan akan adanya hajatan besar di area ini.

Wartawan detikcom Endang Isnaini Saptorini pada Sabtu (17/1/2009) menyaksikan secara langsung kesibukan DC menyambut Gala Inagurasi Presiden Terpilih AS Barack Obama. Di depan Capitol Hill, terlihat deretan toilet portable berwarna biru putih. Di beberapa ruas jalan sudah terpasang garis polisi untuk batas kendaraan lewat. Para pejalan kaki masih diperbolehkan berlalu lalang hingga kedatangan Obama di Union Station, Sabtu, 17 Januari 2009, pukul 19.00 waktu Washington DC.

Sementara di sisi Jalan Pensylvania Avenue, barisan motor polisi terlihat berjajar rapi menutup jalan, membentuk barikade menyambut kedatangan Obama. Terlihat banner raksasa bertuliskan 'Change We Believe In' di sudut Jalan D, jalan yang menghadap tepat ke Union Station.

Beberapa turis masih sempat mengambil gambar dari depan gedung DPR AS ini. Sementara dari dalam mobil yang dikendarai secara perlahan, detikcom sempat mengabadikan gambar polisi yang juga berhenti tepat di depan Capitol Hill hanya untuk mengambil gambar dari jarak dekat.

Dari Capittol Hill dan Union Station, detikcom menuju ke KBRI di 2020 Massachusstes Avenue untuk mengikuti Gala Inagurasi Presiden AS. Acara yang diselenggarakan oleh International Club of DC ini digelar untuk memeriahkan suasana menjelang Pelantikan Presiden ke-44 AS tersebut.

Ruang Presiden dan Ruang Garuda tampak dipenuhi oleh pengunjung yang berpakaian pesta gala. Di satu sudut KBRI yang indah, terlihat pop-up gambar Obama seukuran manusia dengan latar belakang layar untuk foto bagi pengunjung yang berminat.

Foto tersebut diberikan secara gratis kepada pengunjung yang telah membeli tiket secara online dengan membayar sebesar US$ 69 untuk makan malam ala Indonesia. Tiket tersebut sold out alias laris manis. Pengunjung yang kehabisan tiket makan malam masih dapat membelinya di pintu masuk yang ditutup pukul 21.00 dengan harga US$ 45 hanya untuk menonton pertunjukan musik dan tari saja.

Hadir dan memberikan kata sambutan dalam acara Gala Inagurasi ini Duta Besar Indonesia yang berkuasa penuh di AS, Sudjadnan Parnohadiningrat, didampingi Deputy Chief of Mission (DCM) Salman Al Farisi. Sementara Ibu Nunung Parnohadiningrat menghadiri acara lain bersama Maya Sutoro, adik tiri Barack Obama.

Acara dimulai sekitar pukul 20.00 dan berlangsung dalam suasana akrab dan menyenangkan. Di sela-sela acara, pembawa acara Eddy Sandjaya memberikan ulasan seputar masa kecil Barry (panggilan akrab Obama) di Indonesia, termasuk di antaranya buku-buku tentang Obama di Indonesia dan juga ulasan tentang Obama di detikcom.

Acara yang berlangsung hingga pukul 23.00 ini diisi oleh sajian tari dan gamelan dari Santi Budaya yang menampilkan bintang tamu penari dari Indonesia Riyanto dan Shakila, penyanyi Indonesia yang sudah berdomisili di AS.

Riyanto, yang didaulat untuk menari lagi oleh para pengunjung yang kesengsem oleh goyang pinggul dan kelincahannya, terlihat sumringah ketika ditemui seusai menari. "Audiens sangat antusias dan ikut merasakan tarian tadi. Ini sangat menyenangkan," ungkapnya. Riyanto juga ikut merasakan kegembiraan masyarakat Washington DC menyambut pelantikan Obama.(eis/sho)
sumber : detiknews.com

Depo Pertamina Terbakar

JAKARTA - Kebakaran hebat terjadi di Depo Pertamina di Plumpang, Jakarta Utara, semalam. Tangki penampungan nomor 24 yang meledak hebat itu diperkirakan berisi 2.500 kiloliter premium.

Kebakaran terjadi pukul 21.15. Sementara petugas jaga Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta, Sardi, menerima laporan pukul 21.30. Sedikitnya 39 unit mobil pemadam berada di lokasi.

Menurut petugas pemadam kebakaran, sumber api berasal dari depo itu, namun dia tidak bisa menyebutkan penyebab kebakaran itu. ”Tapi dipastikan sumber api dari depo,” kata petugas.

Komisaris Utama PT Pertamina yang baru, Jenderal (Purn) Sutanto langsung meninjau lokasi. Mantan Kapolri yang tiba di TKP pukul 23.00 itu belum berkomentar.

Ledakan Hebat

Sebelum kebakaran di Depo Plumpang itu warga mendengar bunyi ledakan hebat, hingga radius 20 km. Warga di Pulo Gadung bisa mendengar dan melihat semburan api setinggi 100 meter lebih.

Warga di sekitar lokasi juga panik. Mereka lari keluar rumah sambil berteriak histeris, menjauh dari lokasi, mengungsi di tempat yang aman. Mereka membawa barang-barang berharga, sementara sebagian warga menjaga Lorong Batu Merah, yakni jalan masuk tempat warga mengungsi.

Arus lalu lintas di sekitar lokasi juga dialihkan. Pengalihan arus dilakukan baik di ruas tol maupun arteri. Untuk tol Wiyoto Wiyono dari Cawang menuju Priok tidak bisa keluar pintu tol Artha Gading. Adapun di ruas arteri yakni pertigaan Plumpang arah Plumpang Raya dilakukan penutupan arah, juga di bundaran Simpanglima Semper.

Mabes Polri berjanji segera menyelidiki penyebab kebakaran ini, dan belum bisa memastikan apakah kebakaran ini karena sabotase atau murni kecelakaan. ”Kami akan segera selidiki penyebabnya. Tidak semudah itu menyimpulkan ini sabotase,” ujar Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Susno Duaji, Minggu (18/1).

Gubernur DKI Fauzi Bowo (Foke) juga mendatangi lokasi kebakaran di Depo Minyak Plumpang, Jakarta Utara. Foke yang mengenakan jaket dan celana hitam itu datang pukul 23.00. Foke disambut warga yang cemas menyaksikan kobaran api. ”Pak Foke, Pak Foke,” panggil mereka.

Foke tampak tegang dan hanya diam. Sambil berjalan mendekat ke arah api dan menghampiri salah satu mobil pemadam, Foke menyalami warga. Dia memanjat mobil pemadam lalu bertanya kepada para petugas yang tengah berjuang keras menjinakkan api.

Setelah memperoleh informasi secukupnya, Foke turun lagi seraya berjanji secepatnya mengerahkan petugas pemadam lebih banyak. ”Saya akan siapkan back up,” ujarnya.

Bila kebakaran di Depo Plumpang sulit tertangani, pasokan BBM di Jabodetabek terancam terganggu. Seorang sumber di Pertamina mengatakan depo itu merupakan depo paling besar yang dimiliki Pertamina.

Depo itu memasok BBM di Jabodetabek. ”Stok BBM untuk Jabodetabek disimpan di Plumpang dan pinggir laut, semacam sistem floating storage. Kalau tidak segera ditangani, stok BBM di Jabodetabek bisa langka. Selain menyuplai Jabodetabek, depo itu memasok sebagian kota-kota lain di Jawa Barat.

Serbu SPBU

Terbakarnya Depo Plumpang menimbulkan kekhawatiran warga Jakarta terharap suplai BBM. Takut pasokan tersendat, semalam, antrean sudah tampak di sejumlah SPBU. ”Mungkin pengemudi takut nggak kebagian, karena depo Plumpang kebakaran,” kata petugas SPBU 34.10605, Agus.

Biasanya pada pukul 23.30 antrean di SPBU di Jl Letjen Suprapto, Jakarta Pusat itu hanya segelintir, namun semalam tidak kurang 30 mobil memenuhi 4 pompa stasiun pengisian hingga mengular sampai ke jalan raya. Kondisi serupa juga terlihat pada pengisian bahan bakar sepeda motor. ”Ya takut kehabisan, Mas. Saya aja ini ngisi penuh,” kata Gilbert (25).

Di SPBU Citra Gran Cibubur, Jakarta Timur, mobil-mobil juga tampak antre. ”Saya menduga akan terjadi kelangkaan, karena Plumpang terbakar. Makanya saya buru-buru ke sini. Eh sampai di sini, sudah antre,” kata Andrias, salah seorang warga Cibubur.

Antrean kendaraan juga terlihat di SPBU Dr Saharjo, di depan Kampus Sahid, Jakarta Selatan. ”Di SPBU Saharjo antre panjang. Sementara di SPBU Minangkabau, Manggarai, premium habis,” kata Rachmad.

Korban Luka

Corporate Secretary Pertamina Toharso mengatakan, yang terbakar satu tangki premium dari enam tangki yang ada di Depo Plumpang. Setiap tangki berkapasitas 10 ribu kiloliter.

Dengan demikian depo tersebut mampu menampung 50 ribu-60 ribu kiloliter.
’’Saat terbakar tangki tidak penuh terisi premiun, namun hanya 2.000-2.500 kiloliter,’’ kata dia, semalam.

Dia menyebutkan, Depo Plumpang setiap hari memasok lebih kurang 9.500 kiloliter BBM. Depo tersebut mendapat pasokan dari pipa Balongan dan tanker. Saat kebakaran, depo sedang dipasok minyak dari tanker. ’’Karena itu pasokan langsung dihentikan,’’ kata dia.

Toharso mengakui, api tidak bisa dipadamkan dengan air, melainkan akan padam dengan sendirinya. Namun, tangki-tangki yang ada di depo sudah didesain sedemikian rupa, sehingga aman dari rembetan api. Air yang disemprotkan dari mobil akan mendinginkan dinding tangki dekat lokasi kebakaran.

Dia meminta masyarakat tidak resah. Untuk sementara, pasokan BBM di Jakarta akan diambilkan dari Depo Cikampek, Merak, dan Ujung Berung Bandung. ’’Mudah-mudahan penyaluran untuk masyarakat tidak ada masalah.’’
Pihaknya belum bisa memastikan apa penyebab dan besarnya kerugian yang ditumbulkan dari peristiwa itu.

Sementara itu, hingga pukul 01.30 dinihari tadi, api belum bisa dipadamkam, bahkan makin membesar. Sebanyak 39 mobil pemadam kebakaran dari lima wilayah di DKI dikerahkan untuk memadamkan api dan mendinginkan bangunan di sekitar tangki yang terbakar.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun seorang wartawan Jepang dan Ridwan, warga, dilaporkan terluka. Penyebab luka keduanya belum jelas. Mereka langsung dilarikan ke RS Tugu Jakarta Utara. (J21,ant,dtc-77)
sumber : suaramerdeka.com

Tangki Pertamina Terbakar

Tangki premium nomor 24 yang berisi 5.000 kiloliter milik Pertamina yang berada di Depo Plumpang, Jakarta Utara, terbakar, Minggu (18/1) pukul 20.30. Hingga berita ini diturunkan, Senin pukul 01.00, api belum bisa dipadamkan.

Kebakaran yang diawali dengan tiga kali ledakan keras dan menimbulkan getaran kuat ini dikhawatirkan menghambat distribusi bahan bakar, mengingat Depo Plumpang memasok 40 persen kebutuhan bahan bakar di Jabodetabek dan 20 persen bahan bakar di Jawa.

Namun, Sekretaris Perusahaan PT Pertamina (Persero) Toharso menegaskan, pasokan bahan bakar tidak terganggu dan Depo Plumpang diupayakan tetap beroperasi Senin ini. ”Pasokan premium masih aman. Jika diperlukan, kami akan mendatangkan dukungan dari Depo Cikampek, Padalarang, dan Tanjung Gerem Merak,” katanya. Tak ada korban jiwa dalam kebakaran ini.

Warga Jakarta yang mengetahui kebakaran ini khawatir pasokan bahan bakar tersendat sehingga banyak stasiun pengisian bahan bakar untuk umum diserbu pembeli.

Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa yang dihubungi Kompas , Senin dini hari, menyebutkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mendapat laporan mengenai kebakaran tangki Pertamina. ”Presiden telah memberi instruksi untuk segera mengatasi masalah tersebut,” kata Hatta.

Kebakaran ini membuat warga yang tinggal di daerah Plumpang, Kelapa Gading Barat, Rawa Badak Selatan, Tugu Selatan, dan Tanah Merah berhamburan ke luar rumah. Bahkan, sebagian warga Rawa Badak Selatan diungsikan ke kolong jalan tol dalam kota Wiyoto Wiyono. Mereka khawatir kebakaran merambat ke perumahan warga karena yang terbakar adalah bahan bakar.

Hingga Senin pukul 01.00, pemadam kebakaran belum berhasil mengurangi kobaran api. Menurut seorang petugas pemadam, mereka sudah berusaha memadamkan api dengan zat kimia tipol yang merupakan persediaan Pertamina.

Penyemprotan tipol dilakukan dari pintu II depo, sedangkan dari sisi lain api diusahakan dipadamkan dengan air dari Kali Sunter. Mobil pemadam kebakaran sempat tidak bisa memasuki lokasi kebakaran karena terhalang ribuan orang yang menonton kebakaran itu.

Kepala Polri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri dan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo hadir di lokasi kebakaran.

Menurut Toharso, di Depo Plumpang terdapat tujuh tangki berisi premium. Setiap tangki itu berkapasitas 15.000 kiloliter. Namun, tangki 24 yang terbakar itu hanya terisi sekitar 5.000 kiloliter. ”Kami berusaha agar api tidak merambat ke tangki lainnya,” ujarnya.

Akibat kebakaran itu, jalan-jalan di sekitar Plumpang, seperti Jalan Yos Sudarso dan Jalan Plumpang, ditutup. Begitu juga dengan pintu keluar Tol Plumpang. Kendaraan diarahkan untuk keluar di Pintu Tol Ancol. ( DOT/ CAL/ WIN/ARN/ HAR)
sumber : kompas.com
Selasa, 13 Januari 2009

Nokia 1661: Ponsel Low-end Nokia Untuk Penggemarnya

Ponsel ini mungkin akan menjadi ponsel dengan layar berwarna termurah dari seluruh produk Nokia. Tapi jangan kaget kalau ponsel ini dibenamkan fitur yang berlimpah. Sangat lengkap kalau dibandingkan dengan ponsel low-end lainnya yang berada di kisaran harga yang sama. Modelnya simpel dengan permukaan yang dilapisi bahan yang mengkilap.

Jadi ponsel ini tidak akan terlihat sebagai ponsel low-end yang murahan. Nokia 1661 ini dibekali layar berjenis matriks aktif (TFT) berdaya pancar 65K warna dengan luas 1,8 inci. Layarnya tergolong sangat besar dan warna yang tajam untuk ukuran 'murahan'. Inilah yang menjadi nilai jual pada ponsel ini.

Selain itu ponsel ini juga dibekali oleh fitur flash light, radio FM, dan multiple phonebooks. Sayangnya, ponsel ini tidak dibekali oleh perangkat konektivitas apapun oleh Nokia, bahkan kabel data pun tidak ada. Ponsel ini akan dirilis dengan harga sekitar US$38 atau sekitar 400 ribuan Rupiah. (ligaponsel)

Spesifikasi:
Jaringan: Dualband GSM (900/1800 MHz)
Dimensi: 108 x 45 x 13,8 mm (p x l x t)
Berat: 82 gram
Layar: TFT 65.536 warna, 1,8 inci (res. 128 x 160 piksel)
Fitur: SMS, flashlight, radio FM, T9, calendar, calculator, Currency converter, built-in handsfree, dll
Memori: (up-to 250 SMS)
Baterai: Li-Ion 720 mAh (BL-4C)(ketok.com)

Popular Post

 
Enriko Damas is proudly powered by Blogger.com