Senin, 01 Februari 2010

Hacker China Bobol Google Lewat Situs Jejaring Sosial

Perseteruan Google dengan pemerintah China hingga sekarang masih terus menghangat. Google sebelumnya mengancam untuk hengkang dari China setelah sejumlah hacker menyerang para pemilik akun gmail. Bagaimana cara hacker untuk menyusup ke akun Gmail dan menyebarkan malware di situs mesin pencari tersebut.

Financial Times melaporkan, para hacker mengawali aksinya dengan mencari alamat instant messaging (IM) para karyawan Google di china melalui situs jejaring sosial.

Orang yang diduga melakukan penyerangan ke Google dan sejumlah perusahaan kemudian meminta untuk menjadi 'teman' para karyawan Google. Ketika mereka telah menjalin pertemenan itulah, para hacker mengirimkan link yang berisi malware kepada para karyawan. Dengan demikian, malware akan menyebar begitu karyawn Google meng-klik link tersebut.

Goojje <> google


Negara China selama ini memang mahir soal meniru produk-produk global, yang kemudian dijual sebagai produk Aspal (Asli tapi Palsu). Baru-baru ini, negara tersebut juga menirukan mesin pencari Google.

Mesin pencari bernama Goojje itu, tidak hanya mirip dalam hal penggunaan nama. Akan tetapi juga dalam jenis layanan, dan tampilan. Bahkan, konten di dalam Gojje juga sangat mirip dengan Google. Ternyata, dalam bahasa Mandarin sendiri, akhiran kata 'jje' mempunyai arti kakak perempuan. Sedangkan Google, yang berakhiran kata 'gege' mempunyai makna sebagai kakak laki-laki.

Kendati mesin pencari Goojje merupakan layanan buatan asli negeri Tirai Bambu, bukan berarti mereka diberi kebijakan yang istimewa. Sebab, konten di dalam Goojje juga mendapat sensor ketat dari pemerintah. Tidak seperti 'saudaranya, Google, mesin pencari Goojje sangat mematuhi aturan tersebut.

Hacker berhasil mengerjai 49 Situs Anggota DPR Amerika


Pidato kenegaraan pertama Presiden Barack Obama di depan Parlemen AS disambut serangan hacker ke sejumlah website anggota parlemen. Sebanyak 49 website milik anggota DPR AS (House of Representative) dikerjai hacker tak lama setelah pidato Obama disampaikan Rabu (27/1/2010) pekan lalu.

Halaman muka website-website itu tiba-tiba berubah menjadi latar belakang putih dan hanya menampilkan satu baris tulisan yang mengecam Barack Obama. Tulisan yang ditinggalkan juga menyebut mereka dengan nama Red Eye Crew, kelompok hacker yang sudah terkenal dari Brazil.

Menurut laporan yang dilansir PC Magazine, website-website yang diserang semuanya dikelola GovTrends. Peristiwa penyerangan yang disebut deface (pengubahan wajah) seperti ini pernah dialami situs GovTrends pada Agustus 2009 lalu.

Atas serangan tersebut, Ketua DPR AS Nancy Pelosi dan Ketua Partai Republik John Boehner meminta pengusutan tuntas bagaimana serangan tersebut bisa terjadi. Sebagai catatan, dalam kasus tersebut, anggota DPR pemilik website memang tidak pernah mengubah password yang diberikan admin sejak awal.

DPR AS juga menyalahkan GovTrends atas insiden ini. Sebab, menurut laporan awal DPR AS, serangan tersebut di website yang dikelola perusahaan yang sebelumnya memiliki kelemahan dalam hal keamanan. Apakah ini juga harus menjadi pelajaran bagi DPR AS untuk memilih vendor yang handal? (kompas)

Windows 8 muncul?

Seorang yang diduga merupakan mantan karyawan Microsoft Corp. dilaporkan telah menyebarkan dokumen yang tampaknya mengandung informasi seputar kepastian tanggal peluncuran sistem operasi Windows 8.

Menurut dokumen tersebut, Microsoft berencana untuk meluncurkan sistem operasi terbaru itu di pertengahan tahun depan.

Chris Green yang diduga adalah mantan pengembang software di Microsoft telah menyebarkan dokumen yang disebut “Estimated Product Support Life Cycles” di blog Microsoft.

Pada dokumen tersebut terkuak jadwal dukungan produk dan tanggal peluncuran produk untuk belasan produk software Microsoft. Meski dokumen tersebut segera dihapus dari blog, akan tetapi sejumlah pengunjung sempat menyimpannya dan memajangnya di berbagai situs di Internet.

Pada dokumen itu disebutkan bahwa Microsoft berencana untuk meluncurkan Windows 8 pada 1 Juli 2011. Tak sampai dua tahun setelah Windows 7 hadir di pasaran.

Meski keabsahan dokumen itu belum bisa dipastikan, tetapi seluruh tanggal seputar peluncuran produk di dokumen tersebut tampaknya tepat. Bila demikian, diperkirakan Microsoft akan menghadirkan update terhadap sistem operasi barunya sekitar satu tahun lebih cepat.

Sebelum ini, Microsoft menghadirkan sistem operasi desktop mereka setiap dua sampai tiga tahun. Misalnya pada Windows 95, 98, ME, dan XP. Akan tetapi, Windows Vista hadir lima tahun setelah XP karena satu dan lain hal. Hadirnya Windows 7 sekitar tiga tahun setelah Vista membuat Microsoft kembali ke jalan yang benar, yakni menghadirkan sistem operasi desktop baru tiap dua atau tiga tahun.

Meski demikian, Microsoft belum bersedia mengonfirmasikan seputar tanggal pasti peluncuran Windows 8 tersebut. (XbitLabs/Vivanews)

Popular Post

 
Enriko Damas is proudly powered by Blogger.com